Kamis, 05 September 2013

GRAy Koes Murtiyah, bungkam menanggapi pernyataan dari kubu Raja Pakubuwono XIII yang ingin membubarkan lembaganya.

VIVAnews (30-08-2013)
 - Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GRAy Koes Murtiyah, bungkam menanggapi pernyataan dari kubu Raja Pakubuwono XIII yang ingin membubarkan lembaganya.

Koes Murtiyah yang akrab disapa Gusti Moeng ketika dikejar oleh wartawan sesaat turun dari mobilnya terlihat enggan diwawancarai oleh wartawan. Ia langsung berjalan menuju pintu masuk ke keraton.

Namun, ketika terus dikejar hingga belakang pintu tersebut, ia tetap tidak mau menanggapi pertanyaan terkait hasil pertemuan silaturahmi antara kubu Pakubuwono XIII Hangabehi dengan warga Baluwarti di Dalem Purwodiningratan.

"Wis ora. Ora perlu dikomentari [tidak perlu dikomentari'," kata Gusti Moeng yang langsung bergegas masuk ke dalam keraton, Jumat, 30 Agustus 2013.

Seperti diketahui pasca terjadinya konflik internal di Keraton Surakarta, Gusti Moeng sebagai Ketua Lembaga Dewan Adat terlihat pelit berbicara terkait persoalan tersebut.

Lembaga Dewan Adat merupakan pihak yang melakukan pembubaran paksa acara halal bi halal yang digelar kubu Pakubuwono XIII pada Senin lalu. Kubu sang raja juga menuding jika kubu Dewan Adat lah yang melakukan penyekapan terhadap raja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar